RSS

Dua puisi.

10 Feb

SIA-SIA

Penghabisan kali itu kau datang
Membawa kembang berkarang
Mawar merah dan melati putih
Darah dan suci.
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang memastikan: Untukmu.

Sudah itu kita sama termangu
Saling bertanya: Apakah ini?
Cinta? Keduanya tak mengerti.

Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri.

Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.

Chairil Anwar
Februari,1943

TAK SEPADAN

Aku kira:
Beginilah nanti jadinya
Kau kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros

Dikutuk-sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu juga pintu terbuka

Jadi baik juga kita padami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka

Chairil Anwar
Februari 1943

Ah,masih juga Chairil Anwar. Tetap juga Chairil Anwar. Yang bisa membuat saya jatuh hati, berkali-kali, kepada  puisi-puisinya.

 
6 Comments

Posted by on February 10, 2010 in puisi

 

6 responses to “Dua puisi.

  1. CAHAYA MATA

    February 11, 2010 at 5:57 pm

    emm.. nama itu sngt “dekat” dgn hati SAYA..🙂

     
    • sUe

      February 18, 2010 at 12:59 am

      ouh ye ke?
      kenapa?
      bagaimana?
      siapa?

      *baca dgn nada makcik bedah yang kepoh* hehe😀

       
  2. tuan tanah

    February 13, 2010 at 7:15 am

    Owh, sedang menguliti ‘AKU’ sekarang.

    Aduh, terasa seperti Cinta!😉

     
    • sUe

      February 18, 2010 at 1:01 am

      wah, dari mana dapat ‘AKU’?
      teringin juga nak baca…
      p/s: hati-hati cik TT, nanti ada la mana2 Rangga yang tercari2 kamu.
      ‘Ah ketemu!’ katanya.😉

       
  3. ainunlmuaiyanah

    February 19, 2010 at 5:15 pm

    oh tidak. tidak tidak..

    saya suka sangat.. sangat puisi kedua. tak sepadan

    i heart u la chairil anwar. hukhuk

    P/s : nasib baik ada buku Aku🙂

     
    • sUe

      March 22, 2010 at 12:53 pm

      alamak, jelesnya saya. hehe!
      dua minggu lepas, saya ke kedai buku terpakai.
      mencari-cari AKU, tapi still tak jumpa.
      sedih.😦
      orang tu cakap “Chairil Anwar? Tak pernah dengar pun….”
      Cisssskek betul!

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: