RSS

Sang Pemimpi

18 Jul

sang pemimpi

Sungguh saya tidak tahu berapa kapasiti otak yang digunakan Andrea Hirata untuk menghasilkan sebuah novel sehebat ini. Tetapi yang saya pasti, beliau sememangnya seorang manusia genius dalam bidang penulisan.

Lebih seratus muka surat pertama buku ini penuh dengan humor yang bersahaja sehingga terkukik-kukik saya ketawa sepanjang membacanya. Sampai sakit perut dan keluar air mata dibuatnya.

Aneh. Seingat saya kali terakhir saya ketawa sebegitu adalah ketika membaca buku-buku komik seperti Doraemon atau Shin Chan. Tetapi, siapa menyangka, sebuah novel yang penuh dengan aksara tanpa sebarang lukisan kartun mampu menjadi begitu kelakar.

Sungguh saya tersihir dengan sentuhan ajaib Andrea di dalam buku ini. Ia penuh dengan humor bersahaja, metafora yang menggelikan hati, dan dalam masa yang sama penuh keterharuan yang menyebak rasa serta sarat dengan falsafah kehidupan.

Nampaknya misi Andrea di dalam Ucapan Terima Kasih beliau di muka surat pertama buku ini tercapai. Harapannya supaya pembaca terhibur sememangnya menjadi kenyataan. Saya bagai turut sama berdendang dengan gendang kata-kata yang ditabuh, turut sama menari serancak dengan imaginasinya, dan tersenyum serta tertawa dengan tokoh2 di dalam buku ini.

Buku ini sememangnya sangat sangat menyenangkan hati.🙂

[ Fahamkah engkau, berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia? – Pak Mustar ]

[  Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati… – Arai ]

[ Kita lakukan yang terbaik di sini!!Dan kita akan berkelana menjelajah Eropah sampai Afrika!! Kita akan belajar di Perancis!! Apa pun yang terjadi! – Arai ]

[ Setiap peristiwa di jagat raya ini adalah potongan mozek-mozek yang berselerak dan tersebar dalam rentang waktu. Namun, perlahan-lahan dia akan bersatu seperti teori penggabungan Antoni Gaudi. Mozek-mozek itu akan membina siapa dirimu dewasa nanti.  Maka, berkelana lah mencari potongan mozekmu! – Pak Balia ]

 

 
4 Comments

Posted by on July 18, 2009 in Buku

 

4 responses to “Sang Pemimpi

  1. Bearer of Good News

    July 18, 2009 at 7:43 am

    betul kan aku cakap, Sang Pemimpi sangat seronok? hehe

    am glad you like it. Edensor, so-so, Maryamah Karpov paling mengecewakan. maka bersedialah. haha

     
  2. sUe

    July 19, 2009 at 3:54 am

    oh ye ke?
    kenapa buku terakhir selalu mengecewakan eh?
    hurm…terima kasih lah sebab bagi warning…
    tak ada lah saya letak high expectation pada Maryamah Karpov nanti…
    tapi Sang Pemimpi memang yang terbaek!🙂

     
  3. ainunlmuaiyanah

    July 21, 2009 at 1:45 pm

    haha.. nasib baik saya sudah baca keempat2 novel itu. kalau tidak. derita derita.. hehe

     
    • sUe

      July 22, 2009 at 8:27 am

      hehe…saya pula yang sedang menderita sekarang.
      dua buku tak baca lagi nih…huhu,

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: