RSS

Perihal sial.

08 Jul

Sejak akhir-akhir ini saya sering terpecahkan barang. Atau terjatuhkan barang.

Kalau ikut orang tua-tua zaman dulu, asal ada pinggan pecah saja, tentulah maknanya ada benda sial yang akan berlaku. Kalau dengar bunyi ‘prangg!!’, berjaga-jaga lah. Pasti nenek kamu akan datang membebel2 tentang entah apa benda sial yang akan jadi nanti.

Stigma masyarakat. Semua benda nak dikatakan pembawa sial. Ada yang percaya kalau sedang menyapu, penyapu terkena kaki, nanti sial datang. Secara logiknya, benda itu memang langsung lah tak munasabah. Tak pasal-pasal penyapu pula dikatakan sial. Kasihan dia…tak bersalah kot benda tu.

Kadang-kadang saya rasa kepercayaan macam itu adalah karut. Dan silap-silap boleh terkeluar akidah. Kalau terlalu taksub, boleh dijadikan tiket untuk orang lain ambil kesempatan. Saya ada juga terbaca seorang Cina yang ditipu berpuluh ribu oleh seorang ‘bomoh’ konon2nya untuk membuang sial yang ada pada suaminya. Sudahnya, dia sendiri yang kena tipu. Hurm…

Satu lagi kepercayaan yang saya kira karut adalah mandi bunga. Kalau nak menaikkan seri wajah, saya rasa logik lagi. Mungkin ada kandungan bunga itu yang boleh bertindak balas kimia dengan tubuh dan menaikkan seri wajah orang yang mandi itu. Tapi, saya tak setuju kalau ada yang kata, mandi bunga itu untuk buang sial. Contoh mudah : kalau anak dara tak kahwin lagi. Mesti ada saja mulut yang bagi cadangan suruh mandi bunga. Konon untuk buang sial. Mengarut sungguh!

Seolah-olah ‘sial’ sangat lah anak dara yang tak kahwin lagi itu. Sedangkan saya rasa lebih ramai lagi manusia yang layak mendapat title ‘sial’ itu. Makhluk bernama Josef Fritzl misalnya, adalah sepuluh kali ganda lebih sial dan wajib dimandi bunga kan 40 hari 40 malam. Keji gila orang tua nih. Patut dinyah terus dari muka bumi.

Huh!😡

p.s: saya sedang membuat proses pengubahsuaian pada post2 terdahulu. Ada yang saya publish balik, ada yang diprivasikan, ada yang terus saya padam dan ada yang dulu private, tapi sekarang sudah public. Masih banyak lagi post yang tak letak lagi. Nantilah, bila rajin.

 
Leave a comment

Posted by on July 8, 2009 in Bebelan saya, Manusia

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: