RSS

Garis Selari

21 Dec

Saya dan Dia. Kami platonik.

Umpama dua garis selari

Yang tak akan bertemu

Sampai bila-bila pun.

Dan rindu saya pada dia

Adalah rindu terlarang

Yang jika diteguk umpama racun

Bisanya menjalar ke segenap urat derita

Dan rasa saya pada dia

Adalah rasa yang bisu

Yang tak terdaya dilafazkan

Cuma mampu disimpan dan dipendam

Di lubuk jiwa paling dalam

Lalu saya biarkan

Rindu dan rasa ini

Yang sukar dimengerti apatah lagi difahami

Supaya hilang lenyap

Dibawa angin kecewa

Keluar dari tirai jendela hati

Supaya dapat saya kebumi

Rindu dan rasa ini

Yang sukar dimengerti apatah lagi difahami

Di pusara kenangan

Yang bernisan kedukaan

Kerana Saya dan Dia. Kami platonik.

Umpama dua garis selari.

Yang tak akan bertemu.

Sampai bila-bila pun.

-Sungai Petani-

-8.27 pm-

 
Leave a comment

Posted by on December 21, 2007 in jiwa kacau, puisi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: